Beranda / Alat / Kalkulator Ukuran Posisi

Kalkulator Ukuran Posisi

Sebelum order, luruskan satu angka: kalau stop trade ini kena, paling banyak berapa yang hilang? Isi empat angka dan Anda tahu seberapa besar posisi dibuka — alih-alih masuk berat karena firasat.

Ukuran posisi yang disarankan
unit
Risiko per unit antara masuk dan stop: USDT

Nilai nosional
USDT
Porsi dari akun

Kerugian maksimal trade ini
USDT

Hasil ini sekadar konversi matematis — tidak berarti trade ini pasti untung atau aman. Gap, slippage, dan mekanisme likuidasi bisa mendorong kerugian nyata melampaui rencana Anda. Sekecil apa pun posisinya, risikonya tak pernah nol.

Apa sebenarnya arti risiko per trade

Risiko per tradeSisa setelah 5 kali rugi beruntunSisa setelah 10 kali rugiCocok untuk siapa
1%~95%~90%Pemula / stabil
2%~90%~82%Berpengalaman, disiplin
5%~77%~60%Agresif, drawdown menyakitkan
10%~59%~35%Nyaris judi, tidak disarankan

Angka-angka ini perkiraan kasar kerugian per trade beruntun. Intinya satu — makin besar risiko yang Anda pasang, makin cepat rentetan buruk menembus akun Anda — bukan ramalan imbal hasil.

Ukur trade-nya, lalu punya tempat untuk memasangnya

Mengukur posisi sudah menaruh Anda di depan kebanyakan pemula. Untuk menjalankan rencananya, Anda butuh akun Binance yang bisa diisi dan ditarik. Daftar dengan kode BN771 untuk diskon biaya trading hingga 20%*.

Daftar di Binance dengan BN771 →
* Tarif sebenarnya tampil di Binance dan mengikuti promosi yang berlaku. CoinVair adalah mitra afiliasi Binance independen, bukan Binance resmi, dan tidak pernah meminta kata sandi akun.
Cara menentukan ukuran posisi, dan jebakan yang menjerat pemula

Banyak orang sebelum order hanya memikirkan "saya suka, beli berapa?" dan tak pernah bertanya "kalau saya salah, berapa yang siap saya relakan?" Menentukan ukuran posisi membalik urutannya: putuskan dulu berapa persen akun yang bersedia Anda relakan pada satu trade, lalu hitung mundur berapa unit yang boleh dibeli. Salah beberapa kali beruntun pun akun tetap tak terluka parah.

Rumusnya sederhana. Uang yang siap direlakan = ekuitas akun × % risiko per trade; risiko per unit = jarak antara masuk dan stop; bagi yang pertama dengan yang kedua, dapat jumlah yang boleh dibeli. Misalnya akun 2.000 U, risiko 1% per trade (20 U), masuk 60.000, stop 57.000 — risiko per koin 3.000 U, jadi Anda sebenarnya cuma boleh beli 20 ÷ 3.000 ≈ 0,0067 BTC. Kedengarannya kecil, tapi persis itulah inti mengendalikan risiko: kalau stop kena, Anda hanya kehilangan 20 U tadi.

Tiga jebakan yang menjerat pemula: satu, tanpa stop sama sekali — seluruh perhitungan runtuh dan "berapa yang saya rugi" jadi tak berdasar; dua, memasang risiko terlalu tinggi — 5% atau 10% per trade, beberapa kali sial saja akun terpangkas separuh; tiga, menaruh stop terlalu dekat dengan masuk — sedikit noise normal menyapu Anda keluar, dan stop-out bolak-balik toh menggerus modal. Kebanyakan trader yang bertahan menjaga risiko per trade di kisaran 1%–2%.

Satu lagi: alat ini menghitung nilai posisi atas dasar spot. Kalau Anda pakai leverage di futures, jarak stop yang sama memperbesar kerugian, dan harga likuidasi bisa terpicu sebelum stop Anda. Makin tinggi leverage, makin mudah tersapu satu wick tunggal — di awal, sebaiknya kesampingkan dulu leverage. Untuk paham cara likuidasi dihitung, baca Kalkulator Likuidasi.